1.Buka browser Google Chrome (ya iyalah, masa’ buka Firefox ).
2.Di address bar Google Chrome, ketik teks ini: chrome://plugins, lalu tekan Enter.
3.Setelah muncul daftar plugins, klik link bertuliskan “Enable” pada plugin Chrome
PDF Viewer.
Pada tampilan plugins itu tentunya kita juga bisa atur (disable/enable) plugin-plugin lainnya.
Berbeda dengan plugin lainnya yang secara default sudah diaktifkan, entah mengapa plugin pembaca file PDF di Google Chrome ini tidak diaktifkan (disabled). Mungkin Google berpikir bahwa plugin ini tidak semua orang memerlukannya. Jadi plugin ini harus diaktifkan dulu bila ingin menggunakannya.
Dengan mengaktifkan plugin Chrome PDF Viewer ini, kita bisa menjadikan browser Google Chrome sebagai software pembaca file PDF di hard disk komputer kita (lokal/offline), tidak hanya file PDF yang ada di situs web (online).
Caranya:
1. Klik kanan pada sebuah file PDF yang ada di hard disk komputer.
2. Klik “Open With” (bila sudah ada submenu pada menu Open With, lanjutkan dengan klik “Choose Program…”)
3. Di jendela Open With, klik tombol “Browse” untuk menunjuk lokasi file program Google Chrome (yaitu file bernama chrome.exe). Atau bila tidak tahu di mana lokasi file chrome.exe itu, bisa langsung memasukkan teks berikut ini pada isian “File Name” (pilih salah satu saja):
o Untuk Google Chrome versi Single User:
%UserProfile%\Local Settings\Application Data\Google\Chrome\Application\chrome.exe
o Untuk Google Chrome versi Enterprise:
%ProgramFiles%\Google\Chrome\Application\chrome.exe
4. Bila sudah menentukan lokasi file chrome.exe tersebut, klik tombol Open.
5. Setelah kembali ke jendela Open With, klik tombol OK untuk membuka file PDF tersebut
Mungkin hanya browser Google Chrome yang secara default sudah menyertakan plugin-plugin tertentu di dalamnya. Tidak seperti misalnya browser Mozilla Firefox atau Internet Explorer yang harus download dulu plugin-plugin itu. Alasannya mungkin, Google Chrome sadar diri karena masih terbilang browser baru, bahwa belum semua plugin mendukung browser Google Chrome, jadinya Google harus menyediakan sendiri plugin di dalam browsernya. Tidak heran kalau ukuran file installer browser Google Chrome terbilang cukup besar untuk sebuah browser simpel (ukurannya sampai 20 MB, bandingkan dengan browser Firefox yang hanya sampai 10 MB).
dari ; http://inimu.com/komputer






0 komentar:
Posting Komentar
COMMENT?...SILAHKAN